Pengajuan Merek agar Transaksi Tidak Berujung Konflik

Highlights
  • Pengajuan merek berpengaruh langsung pada kelancaran transaksi jual beli dalam bisnis
  • Konflik sering muncul karena syarat pengajuan hak merek terabaikan sejak awal
  • Pengajuan daftar merek yang tepat akan menjaga nilai transaksi dan keberlanjutan kerja sama
  • Pendampingan daftar merek seperti di Jasa Merek akan membantu meminimalkan risiko konflik bisnis.
Pendaftaran Merek Gagal? Bisa Jadi Salah Pilih Jasa!

Banyak layanan yang menjanjikan kemudahan, tapi tidak semua memberikan perlindungan maksimal. Ketahui cara memilih jasa pendaftaran merek yang benar agar tidak salah langkah!

Lihat Panduannya di Sini!!

Pengajuan Merek sebagai Penjaga Stabilitas Transaksi

Pengajuan merek dalam bisnis yang sudah berjalan bukan sekadar formalitas hukum. Pada tahap ini, merek telah menjadi bagian dari transaksi bisnis karena tercantum dalam kontrak, digunakan dalam distribusi, dan merepresentasikan nilai usaha di mata calon mitra.

Di dalam praktik jual beli bisnis, konflik sangat jarang muncul secara tiba-tiba. Sebagian besar konflik — apalagi yang menyangkut merek — bermula dari celah kecil yang terabaikan, salah satunya karena pengajuan merek yang tak kunjung diajukan. Ketika transaksi masih kecil, celah ini sering kali dianggap tidak akan berdampak apa-apa.

Karena itulah, peran pengajuan merek sangat krusial karena sebagai pengaman awal agar transaksi bisnismu tetap bisa berjalan tanpa gangguan di kemudian hari. 

Untuk memahami dampaknya secara lebih konkret, mari kita lihat bagaimana konflik bisnis sering kali bermula dari persoalan merek.

Alasan Konflik Bisnis Sering Berasal dari Merek

Tak sedikit pemilik bisnis yang mengira kalau konflik bisnis itu selalu terpicu oleh uang atau wanprestasi. Padahal pada kenyataannya, merek sering kali jadi salah satu pemicu utama karena sangat berkaitan langsung dengan penggunaan dalam transaksi.

Di dalam praktik jual beli dalam bisnis, merek sering digunakan oleh beberapa pihak seperti:

  • Mitra distribusi
  • Reseller
  • Pihak atau mitra kerja sama promosi

Tanpa pengajuan merek yang jelas, tiap-tiap pihak membawa persepsi sendiri terhadap risiko-risiko potensial yang bisa saja terjadi. Perbedaan persepsi inilah yang kerap kali berkembang lebih besar jadi konflik terbuka saat transaksi bisnis bernilai besar.

Risiko Transaksi Jika Pengajuan Merek Terabaikan

Pengajuan merek yang terabaikan tidak langsung menimbulkan masalah pada bisnis. Malahan, risiko justru bisa muncul ketika bisnis memasuki fase pertumbuhan sebagai berikut:

1. Sengketa Muncul di Tengah Kerja Sama

Saat transaksi sudah berjalan sedemikian rupa, klaim atas merek bisa datang dari pihak lain. Maka, pada titik ini, penghentian penggunaan merek sering kali akan jadi syarat sementara yang mana bisa otomatis menghentikan transaksi.

2. Distribusi Terpaksa Berhenti

Pihak distributor juga akan enggan melanjutkan jual beli ketika merek berpotensi jadi objek sengketa. Risiko ini sering kali membuat rantai pasok jadi putus secara tiba-tiba tanpa peringatan.

3. Reputasi Bisnis Ikut Terdampak

Konflik merek yang terbuka ke publik akan sangat berpotensi menurunkan kepercayaan bisnismu di pasar. Dampaknya pun tak main-main. Bukan hanya dampak hukum, tapi juga bisa berdampak pada penurunan nilai transaksi bisnismu.

Syarat Pengajuan Hak Merek agar Transaksi Aman

Syarat pengajuan merek tak bisa hanya kamu pandang sebagai sebuah kelengkapan berkas saja. Sebab, cara pemenuhan syarat ini akan ikut menentukan seberapa aman merek akan kamu pakai dalam transaksi yang akan kamu jalankan.

Beberapa syarat pengajuan pendaftaran merek yang umumnya akan kamu temukan antara lain meliputi:

1. Kesesuaian merek dengan aktivitas bisnis

Merek yang mau kamu ajukan harus mencerminkan aktivitas jual beli yang sebenarnya. Ketidaksesuaian sering kali akan menimbulkan masalah saat transaksi bisnismu mulai meluas.

2. Kejelasan kepemilikan merek

Di dalam kerja sama bisnis, para mitra selalu akan menilai siapa pemilik sah dari merek. Karena itu, ketidakjelasan kepemilikan merek sering kali akan membuat transaksi bisnismu tertunda.

3. Konsistensi Penggunaan Merek

Perbedaan penggunaan merek di kontrak, kemasan, dan promosi akan menciptakan celah konflik saat evaluasi akan kamu lakukan.

4. Formulir Pendaftaran Merek

Saat kamu akan mengajukan pendaftaran merek, formulir pendaftaran merek merupakan syarat utama yang tidak boleh terlewat.

Sebab di sinilah nantinya data-data merekmu termasuk dalam pengajuan kelas merekmu akan tercantum seluruhnya. Sehingga, mengisinya dengan selengkap mungkin akan jadi hal yang harus kamu lakukan agar proses pengajuanmu berjalan lancar.

Cara Mengajukan Merek Dagang agar Tak Memicu Konflik

Setelah pada poin sebelumnya kamu sudah mengetahui soal syarat pengajuan merek, maka di sini kamu harus paham bagaimana cara pengajuannya. Cara mengajukan merek dagang untuk bisnis aktif sendiri haruslah mempertimbangkan realitas transaksi yang sedang berjalan.

Berikut adalah beberapa tips pengajuan yang bisa kamu terapkan dalam prosesnya nanti, antara lain sebagai berikut:

1. Menyesuaikan pengajuan dengan model bisnis

Pengajuan pendaftaran merek bisnis sangat perlu berjalan seirama dengan bagaimana cara kamu menjual produk dan mendistribusikannya. Alasannya agar pengajuan pendaftaran merekmu tidak menimbulkan konflik atas penggunaan merek itu sendiri.

2. Menghindari Pengajuan tanpa Analisis Risiko

Pengajuan yang terburu-buru justru sangat sering menciptakan masalah baru saat bisnis berkembang. Oleh sebab itu, memastikan setiap detail informasi merek lengkap jauh lebih aman dibanding mengajukannya secara tergesa-gesa.

3. Menyiapkan Merek untuk Kerja Sama Jangka Panjang

Pengajuan pendaftaran merek yang matang tentunya akan memberikan ruang yang aman untuk ekspansi dan kolaborasi. Sebab dengan pengajuan yang matang, maka potensi merekmu bisa lolos pemeriksaan dan bisa terdaftar akan jadi makin tinggi karena kamu sudah menyiapkan semua halnya dengan matang.

Pengajuan Pendaftaran Merek sebagai Strategi Pencegahan Konflik

Di dalam konteks jual beli pada bisnis, pencegahan selalu jadi upaya yang lebih murah daripada upaya penyelesaian terhadap konflik yang sudah terjadi. Pengajuan pendaftaran merek di sini berfungsi sebagai pagar awal yang akan membatasi terjadinya sengketa.

Sebab, pendekatan dengan pengajuan pendaftaran merek akan membantumu dalam hal:

  • Menetapkan kepemilikan sejak awal
  • Memperjelas hak penggunaan atas merek
  • Menurunkan potensi klaim sepihak dari pihak lain

Maka, dengan fondasi ini, konflik merek akan bisa kamu cegah sebelum konflik tersebut bisa menghentikan transaksi yang sudah kamu bangun dalam bisnismu.

Waktu Pengajuan Merek Jadi Keputusan Kritis

Ada fase tertentu ketika pengajuan merek tidak bisa lagi ditunda lebih lama. Fase atau waktu tersebut antara lain terdiri seperti:

  • Saat mulai kerja sama dengan pihak ketiga
  • Ketika distribusi bisnismu mulai meluas
  • Sebelum kontrak jangka panjangmu mulai ditandatangani

Karena itu, mengabaikan pengajuan pendaftaran merek pada fase ini sering kali akan berujung pada konflik yang akan menghentikan transaksi.

FAQ

Apakah pengajuan pendaftaran merek wajib sebelum transaksi?

Tidak wajib, tetapi akan sangat memengaruhi kelancaran transaksi.

Apakah syarat pengajuan pendaftaran hak merek berdampak pada kerja sama?

Ya, ketidaksesuaian syarat tersebut sering kali akan membuat mitra menunda transaksi.

Apakah pengajuan pendaftaran merek bisa dilakukan saat bisnis berjalan?

Ya, bisa. Justru di saat inilah yang penting karena nilai transaksi bisnis sedang meningkat.

Pendaftaran Merek Itu Mudah, Asal Pilih Jasa yang Tepat!

Jangan tergiur harga murah tanpa memastikan kualitas layanan. Ketahui cara memilih jasa pendaftaran merek yang benar-benar bisa melindungi merek bisnismu dengan maksimal.

Simak Panduan Lengkapnya!

Ambil Langkah Aman sebelum Konflik Menghentikan Transaksi!

Konflik sering kali muncul karena pengajuan pendaftaran merekmu terabaikan. Ketika konflik merek terjadi maka transaksi biasanya akan jadi ‘korban’ yang akan jatuh pertama kali.

Karena itu, mengamankan merek sejak awal merupakan langkah rasional untuk menjaga keberlangsungan transaksi bisnismu.

Mari gunakan layanan profesional seperti jasa daftar merek dari Jasa Merek untuk membantu memastikan pengajuan daftar merekmu berjalan selaras dengan kepentingan bisnis dan meminimalkan potensi terjadinya konflik!

Tasya Mandarira Avatar

Tasya Mandarira

Legal Intellectual Property Expert M.H

Ahli Sengketa Merek berpengalaman 8+ tahun di bidang hukum merek, dengan fokus pada berita merek, kasus merek, dan jurnal merek. Memiliki keahlian dalam penyusunan konten regulasi dan panduan merek mulai dari tahap pra permohonan hingga pasca permohonan.

Areas of Expertise: Berita Merek, Kasus Merek, Jurnal Merek, Pra Permohonan, Pasca Permohonan

Authors (2)

Tasya Mandarira

Primary Author
Legal Intellectual Property Expert M.H
Ahli Sengketa Merek berpengalaman 8+ tahun di bidang hukum merek, dengan fokus pada berita merek, kasus merek, dan jurnal merek.…
Artikel Terkait
2 Penyebab Utama Penolakan Merek dan Cara Mengatasinya

2 Penyebab Utama Penolakan Merek dan Cara Mengatasinya

Jasa Pendaftaran Paten: Solusi Aman untuk Inovasi Bisnis

Jasa Pendaftaran Paten: Solusi Aman untuk Inovasi Bisnis

Merek Dagang Resmi sebagai Aset dan Perlindungan Bisnis

Merek Dagang Resmi sebagai Aset dan Perlindungan Bisnis

Solusi Pendaftaran Merek Ditolak Agar Jualan Tetap Aman

Solusi Pendaftaran Merek Ditolak Agar Jualan Tetap Aman

Tahapan Pendaftaran Merek: Status, Proses, dan Kelebihan

Tahapan Pendaftaran Merek: Status, Proses, dan Kelebihan

Data Merek: Kunci Legalitas dan Keamanan Bisnis

Data Merek: Kunci Legalitas dan Keamanan Bisnis

Pendaftaran Merek Itu Mudah, Asal Pilih Jasa yang Tepat!