
Ada banyak pebisnis yang memilih untuk menunda proses pendaftaran merek karena selama ini mengira prosesnya lama dan rumit.
Padahal di sisi lain, merek sendiri merupakan identitas bisnis untuk melindungi produk dan menjaga kepercayaan pasar.
Tanpa keberadaan perlindungan hukum yang jelas, membuat bisnis berisiko mengalami sengketa atau kehilangan hak atas nama merek yang sudah dibangun.
Artikel ini akan membantu Anda memahami gambaran jangka waktu pendaftaran merek di Indonesia, tahapan yang harus dilalui, serta cara mempercepat prosesnya agar bisnis Anda tetap aman dan berkembang tanpa hambatan.
Pendaftaran Merek Gagal? Bisa Jadi Salah Pilih Jasa!
Banyak layanan yang menjanjikan kemudahan, tapi tidak semua memberikan perlindungan maksimal. Ketahui cara memilih jasa pendaftaran merek yang benar agar tidak salah langkah!Lihat Panduannya di Sini!!
Banyak pemilik bisnis berharap proses untuk mendaftarkan merek secara legal bisa selesai dalam hitungan minggu.
Namun realitanya, jangka waktu pendaftaran merek di Indonesia membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Secara umum, proses ini membutuhkan sekitar delapan hingga dua belas bulan sejak pendaftaran awal hingga mendapatkan sertifikat.
Estimasi ini mengacu pada alur resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual yang mencakup pemeriksaan administrasi hingga substantif.
Namun durasi tersebut tidak bersifat pasti. Ada kondisi tertentu yang bisa membuat jangka waktu pendaftaran merek bisa lebih cepat, misalnya jika semua dokumen yang dibutuhkan lengkap dan petugas tidak menemukan kesamaan dengan merek lain.
Sebaliknya, proses pendaftaran merek juga bisa menjadi lebih lama jika terdapat kendala seperti revisi data atau adanya keberatan dari pihak ketiga.
Inilah alasan mengapa prosesnya membutuhkan waktu yang relatif panjang, namun tentunya juga akan sebanding dengan perlindungan hukum yang Anda dapatkan.
Supaya tergambar kenapa jangka waktu proses pendaftaran merek bisa cukup panjang, simak alur dan tahapan lengkap proses untuk daftar merek di Indonesia:
Di tahap pertama, petugas akan memeriksa apakah dokumen yang diajukan sudah lengkap atau masih ada kekurangan. Dokumen ini meliputi data pemohon, label merek, hingga kelas merek yang dipilih.
Jika ada kesalahan atau kekurangan, Anda akan diminta untuk melakukan perbaikan. Tahap ini biasanya berlangsung sekitar 15 hingga 30 hari, tergantung kelengkapan berkas.
Setelah lolos pemeriksaan awal, merek Anda akan diumumkan kepada publik selama kurang lebih dua bulan.
Tujuan dari masa pengumuman adalah memberikan kesempatan jika ada pihak yang merasa bahwa merek yang diajukan memiliki kemiripan atau melanggar hak mereka.
Tahap pemeriksaan substantif ini yang paling menentukan apakah pengajuan merek diterima atau ditolak. Petugas akan melakukan pemeriksaan mendalam untuk menemukan:
Tahap pemeriksaan ini biasanya memakan waktu sekitar beberapa bulan, karena membutuhkan analisis yang detail dan menyeluruh.
Jika sebuah merek sudah dinyatakan lolos dari semua tahapan, maka DJKI akan menerbitkan sertifikat merek sebagai bukti perlindungan hukum.
Proses ini biasanya memakan waktu sekitar satu hingga dua bulan setelah pemeriksaan selesai substansif selesai.

Meskipun secara umum jangka waktu pendaftaran merek berkisar antara delapan hingga dua belas bulan, pada kenyataannya durasi tersebut bisa berbeda pada setiap pengajuan.
Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti:
Penyebab utama lamanya pengajuan pendaftaran merek adalah ketika ditemukan kemiripan dengan merek yang sudah terdaftar.
Jika merek Anda dianggap serupa, maka berpotensi ditolak atau memerlukan klarifikasi tambahan.
Oleh karena itu pastikan merek bisnis Anda unik supaya peluang proses berjalan lancar semakin besar.
Jangan sampai ada kesalahan dalam pengisian data, seperti nama pemohon, alamat, atau detail merek, dapat memperlambat proses.
Karena kesalahan sekecil apapun bisa berujung pada revisi yang memakan waktu.
Banyak kejadian dimana pelaku usaha salah mendaftar kelas merek yang sesuai. Misalnya mendaftarkan produk minuman pada kelas perlindungan produk pakaian.
Jika kelas yang dipilih tidak sesuai, tentu saja akan menghambat proses dan Anda bisa diminta melakukan perbaikan atau bahkan melakukan pengajuan ulang.
Selama masa pengumuman, pihak lain memiliki hak untuk mengajukan keberatan terhadap merek Anda. Jika hal ini terjadi, proses akan masuk ke tahap tambahan yang tentu saja memperpanjang waktu pendaftaran.
Jumlah permohonan yang tinggi juga memengaruhi kecepatan proses. Semakin banyak pengajuan, semakin panjang pula antrean pemeriksaan.
Faktor ini memang tidak bisa dikendalikan, tetapi bisa diantisipasi dengan mengajukan merek lebih awal.
Bagi pemilik bisnis, menunggu berbulan-bulan tentu bukan hal yang ideal. Kabar baiknya, ada beberapa tips untuk mempercepat jangka waktu proses pendaftaran merek sekaligus meminimalkan risiko kendala di tengah jalan.
Berikut beberapa hal yang bisa diterapkan:
Sebelum mengajukan pendaftaran merek secara legal, pastikan nama merek Anda belum digunakan atau tidak memiliki kemiripan dengan merek lain yang sudah ada.
Dengan riset dan pengecekan awal ini, Anda bisa menghindari penolakan yang justru memperpanjang pendaftaran merek.
Nama merek yang terlalu umum atau deskriptif cenderung lebih sulit untuk mendapatkan pengakuan dan lolos pemeriksaan. Selain itu, risiko mirip dengan merek lain juga lebih besar.
Sebaiknya pilihlah nama yang khas, mudah diingat, dan memiliki karakter kuat agar proses pendaftaran merek berjalan lancar.
Kesalahan dalam memilih kelas merek bisa berujung revisi atau pengajuan ulang. Hal ini tentu akan menambah waktu proses. Pastikan Anda memahami kategori bisnis dengan benar sebelum mendaftarkan merek.
Periksa kembali semua data sebelum diajukan. Hindari kesalahan penulisan atau dokumen yang kurang lengkap. Langkah sederhana ini bisa menghemat waktu cukup banyak karena Anda tidak perlu melakukan perbaikan berkali-kali.
Jika Anda merasa proses pendaftaran ini terlalu rumit dan menghabiskan waktu, gunakan jasa profesional yang berpengalaman untuk mengurus pendaftaran merek Anda.
Dengan pengalaman yang dimiliki, penyedia jasa biasanya sudah memahami potensi kendala dan cara mengatasinya sejak awal.
Hal ini membuat proses menjadi lebih efisien dan peluang lolos lebih besar.
Merek terdaftar mendapatkan perlindungan hukum untuk jangka waktu 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan pendaftaran Merek
Merek sebagai sebuah logo, simbol atau penamaan dari sebuah bisnis atau usaha sangat penting untuk didaftarkan secara resmi.
Ini agar sebuah bisnis memiliki dasar hukum ketika brand usahanya dipakai atau disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Biaya pendaftaran merek di Indonesia, berdasarkan PP Nomor 45 Tahun 2024, dibedakan menjadi dua kategori utama per kelas barang/jasa: Rp500.000 untuk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dan Rp1.800.000 untuk kategori Umum (non-UMK).
Pendaftaran Merek Itu Mudah, Asal Pilih Jasa yang Tepat!
Jangan tergiur harga murah tanpa memastikan kualitas layanan. Ketahui cara memilih jasa pendaftaran merek yang benar-benar bisa melindungi merek bisnismu dengan maksimal.Simak Panduan Lengkapnya!
Mengurus pendaftaran merek memang membutuhkan waktu dan ketelitian. Jika dilakukan tanpa pengalaman, risiko kesalahan bisa membuat proses semakin lama bahkan berujung penolakan.
Untuk itu, banyak pemilik bisnis kini memilih menggunakan bantuan profesional agar proses lebih praktis dan mudah.
Anda bisa menggunakan layanan Jasa Pendaftaran Merek yang membantu mulai dari pengecekan merek, penentuan kelas, hingga pendampingan sampai sertifikat terbit.
Tak perlu khawatir menunggu jangka waktu pendaftaran merek, serahkan pada ahlinya dan terima beres!