
Pendaftaran Merek Gagal? Bisa Jadi Salah Pilih Jasa!
Banyak layanan yang menjanjikan kemudahan, tapi tidak semua memberikan perlindungan maksimal. Ketahui cara memilih jasa pendaftaran merek yang benar agar tidak salah langkah!Lihat Panduannya di Sini!!
Merek merupakan identitas, reputasi, sekaligus tanda tangan yang membuat produk mudah dikenali pasar. Maka saat pendaftaran merek ditolak, efeknya sering terasa seperti pintu legalitas yang tertutup saat bisnis mulai berkembang.
Namun jika penolakan terjadi, bukan berarti semuanya selesai. Penolakan merek justru sering jadi sinyal jika ada detail teknis yang perlu dibenahi. Banyak pengusaha mengalami hal serupa, bahkan brand besar pun pernah tersandung proses pemeriksaan.
Bedanya, mereka paham cara membaca masalah dan tahu jalur penyelamatannya. Hal penting yang harus dilakukan ialah tidak panik. Dalam banyak kasus, merek masih bisa diperjuangkan lewat tanggapan, revisi strategi, atau pengajuan ulang dengan pendekatan yang lebih tepat.
Saat pendaftaran merek ditolak, penting untuk memahami apa yang menjadi sebab musabab. Tanpa memahami penyebabnya, bisnis hanya akan mengulang kesalahan yang sama.
Nah, berikut alasan yang paling sering membuat permohonan merek mentok di meja pemeriksa:
Ini jadi penyebab paling klasik. Banyak pemilik bisnis merasa nama yang dipilih sudah unik. Padahal, di database DJKI ternyata ada merek dengan bunyi, penulisan, atau pengucapan yang serupa. Kemiripan tidak selalu harus sama persis.
Seperti misalnya nama merek Kopi Rasa Nusantara, bisa dianggap dekat dengan nama Kopi Rasa Nusa. Akan lebih fatal lagi jika berada di kelas produk yang sejenis. Pemeriksa biasanya akan menilai potensi konsumen tertukar.
Nama merek yang hanya menjelaskan produk sering dianggap lemah secara identitas. Contoh, Toko Sepatu Murah atau Jasa Cuci Motor Bersih. Secara logika bisnis, nama seperti itu memang mudah dipahami konsumen.
Namun secara hukum, unsur tersebut dianggap terlalu umum sehingga tidak bisa dimonopoli satu pihak. Merek harus punya pembeda yang menonjol, jangan hanya sekedar ada tulisan nama di label produk.
Beberapa kata atau simbol bisa memicu penolakan karena dianggap sensitif atau menyesatkan. Misalnya penggunaan lambang negara, nama lembaga resmi, hingga istilah yang mengarah pada sertifikasi atau klaim tertentu.
Penolakan permohonan merek sering terjadi ketika pemilik usaha mendaftarkan merek pada kelas yang tidak semestinya. Misalnya, jika produk makanan didaftarkan di kelas yang tidak relevan, pemeriksa bisa menganggap permohonan tidak tepat sasaran.
Banyak kasus penolakan terjadi karena logo dianggap mirip secara gaya bentuk, komposisi huruf dan warna, atau simbol. Logo dengan ikon mahkota, daun, atau lingkaran memang terlihat umum. Namun jika bentuknya terlalu mirip dengan merek lain yang sudah terdaftar, potensi penolakan tetap tinggi.
Menjawab penolakan daftar merek butuh persiapan yang rapi agar tanggapan terlihat kuat, logis, dan mampu meyakinkan pemeriksa. Berikut beberapa hal penting yang wajib disiapkan sebelum mengirim respons resmi:
Penolakan merek bukanlah hal sepele, terutama bagi bisnis yang sedang membangun pasar. Jika pendaftaran merek ditolak lalu dibiarkan begitu saja, dampaknya bisa merembet ke banyak hal seperti berikut:
Jika status merek belum sah, maka bisnis sebenarnya belum punya pagar legal untuk melindungi identitas tersebut. Dalam kondisi ini, pihak lain dapat memakai nama serupa, bahkan ada risiko merek tersebut justru didaftarkan oleh kompetitor lebih dulu.
Banyak kerja sama bisnis modern membutuhkan bukti legalitas merek, terutama ketika ingin masuk jalur distributor, supermarket, atau mitra investasi. Bisnis sering dianggap belum punya pondasi kuat jika mereknya belum terdaftar.
Branding itu mahal, tetapi kerugian branding yang gagal jauh lebih menyakitkan. Saat merek ditolak lalu dibiarkan, bisnis tetap berjalan memakai nama yang belum aman. Jika suatu saat merek harus diganti, semua aset visual bisa menjadi sampah bisnis yang merugikan dari segi material.
Penolakan merek sering jadi sinyal jika ada kemiripan dengan merek lain. Jika bisnis tetap memakai merek tersebut tanpa penyelesaian, risiko sengketa akan terbuka lebar. Dampaknya bukan cuma uang, tetapi juga waktu, tenaga, dan fokus bisnis ikut terkuras.
Di mata konsumen, brand yang kuat akan terlihat konsisten. Namun ketika status merek tidak jelas, bisnis akan sulit membangun reputasi jangka panjang. Perubahan nama mendadak, revisi logo karena terpaksa, atau penghapusan akun marketplace akibat sengketa dapat membuat pelanggan bingung.
Umumnya 8-12 bulan sampai sertifikat terbit, jika pendaftaran merek ditolak biasanya lebih lama.
Ya jika ada gugatan, sengketa, atau merek tidak digunakan dalam jangka waktu lama.
Boleh, bahkan lebih bagus untuk membangun identitas brand yang konsisten.
Pendaftaran Merek Itu Mudah, Asal Pilih Jasa yang Tepat!
Jangan tergiur harga murah tanpa memastikan kualitas layanan. Ketahui cara memilih jasa pendaftaran merek yang benar-benar bisa melindungi merek bisnismu dengan maksimal.Simak Panduan Lengkapnya!
Merespon pendaftaran merek ditolak perlu strategi yang lebih rapi. Jika proses tanggapan dilakukan tanpa pemahaman aturan dan tanpa pembuktian yang kuat, risiko penolakan ulang akan semakin besar.
Agar merek bisa diperjuangkan dengan langkah yang lebih aman, jasa banding Merek di platform Jasa Merek dapat menjadi solusi yang tepat. Jasa Merek akan siap jadi pendamping guna melakukan penyusunan argumen yang meyakinkan.
Prosesnya disusun dengan pendekatan yang strategis sehingga peluang merek lolos menjadi jauh lebih realistis. Jika bisnis ingin merek tetap berdiri kokoh dan tidak gampang digeser kompetitor, segera ambil tindakan pengamanan bersama Jasa Merek.