Prosedur Pengalihan Hak Merek yang Aman dan Sah

prosedur pengalihan hak merek
Highlights
  • Prosedur pengalihan hak merek yang aman dan sah akan menghindari risiko hukum sehingga tidak memicu terjadinya sengketa.
  • Pengalihan merek merupakan cara memindahkan kepemilikan dari satu pihak ke pihak lain secara legal.
  • Terdapat setidaknya 6 biaya yang akan dikenakan dalam melakukan proses pengalihan hak merek yang tepat dan sah secara hukum.
  • Salah satu kunci keberhasilan pengalihan merek yakni dengan melengkapi dokumen yang dapat digunakan sebagai dasar hukum yang akurat.
  • Merek yang tidak dioptimalkan sebagai aset bisnis bisa memicu risiko hukum.
Jangan Asal Pilih Jasa Pengalihan Merek!

Pengalihan hak merek menyangkut legalitas jangka panjang. Bandingkan reputasi, kecepatan proses, dan transparansi biaya sebelum kamu putuskan.

Bandingkan dan Pelajari Jasa Terbaiknya

Prosedur Pengalihan Hak Merek Secara Akurat dan Tepat

Prosedur pengalihan hak merek menjadi proses penyerahan hak milik merek antara pihak pemberi dan penerima yang mana dilakukan secara sah dan resmi. Pengalihan hak merek yang sah dan legal akan memberikan perlindungan hukum yang kuat apabila kemudian hari terjadi sengketa dari pihak lain.

Pengalihan hak merek dapat terjadi karena berbagai macam faktor, seperti ketika perusahaan melakukan restrukturisasi usaha. Prosedur yang dilakukan secara aman dan tepat akan memberikan kejelasan terkait hak dan kewajiban yang harus dilakukan oleh kedua belah pihak.

DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) akan membantu pebisnis dalam proses pengalihan hak merek. Proses pengalihan hak merek akan dibantu oleh DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) yang akan memberikan kedua belah pihak surat perjanjian dan persetujuan yang disepakati oleh pihak pemilik merek dan penerima.

Setelah itu, pihak penerima akan mendapatkan hak eksklusif yang membuktikan kalau pihak lain tidak bisa untuk melakukan klaim atas merek dagang tersebut karena telah terdaftar secara resmi dan dilindungi oleh hukum yang berlaku.

Tak bisa dipungkiri kalau sengketa hukum akan mengganggu operasional bisnis dan bisa saja memicu kerugian finansial dan menurunkan reputasi pemilik bisnis. Perlindungan hukum yang sangat tepat akan membantu penerima merek ketika melakukan promosi dan ekspansi bisnis agar dapat menjangkau target yang lebih luas.

6 Biaya Pengalihan Hak Merek Wajib Diketahui Pebisnis

Ketika melakukan prosedur pengalihan hak merek terdapat beberapa biaya yang harus anda keluarkan agar proses pengalihan bisa berjalan secara lancar dan anda dapat mempersiapkan beberapa biaya yang diperlukan seperti berikut ini:

  • Biaya administrasi : biaya proses pengalihan hak merek yang dikenakan oleh DJKI dilakukan sesuai dengan ketentuan atau aturan yang berlaku. Besaran biaya admin yang harus dikeluarkan pebisnis yakni sebesar nominal Rp 700.000 per nomor daftar.
  • Biaya jasa Konsultan/ agen HKI: jasa Konsultan akan membantu proses pengurusan hak merek. Besaran biaya yang dikeluarkan tergantung dari pengalaman jasa konsultan tersebut. Namun, biasanya kisaran Rp 2.000.000 – Rp 5.000.000.
  • Biaya Notaris: proses pengalihan hak merek akan memerlukan jasa Notaris untuk membuat dokumen seperti akta perjanjian pengalihan hak merek yang bisa digunakan sebagai bukti pengalihan hak merek yang sah. Besaran biaya jasa Notaris bervariasi tergantung lokasi, nama Notaris, dan jenis dokumen.
  • Biaya dokumen pendukung: dokumen pendukung berisikan salinan sertifikat merek, surat perjanjian dari pengalihan merek dilakukan pemberi dan penerima, serta bukti terkait. Selain itu, terdapat biaya pengiriman dokumen apabila anda menggunakan jasa kurir.
  • Biaya Advokat: jenis biaya ini diperlukan ketika proses pengalihan hak merek tidak berjalan secara lancar dan mulus karena adanya sengketa hukum, misal terdapat klaim merek  dari pihak ketiga. Advokat membantu anda untuk dapat menyelesaikan sengketa hukum.
  • Biaya monitoring: ketika proses pengalihan hak mereka sudah tercatat resmi di DJKI. Pemilik baru perlu untuk memastikan tidak ada kendala pada kemudian hari seperti klaim dari pihak lain atau adanya kesalahan input pada data administrasi. Jasa monitoring memudahkan agar status merek aman.

8 Jenis Pengalihan Hak Merek Secara Resmi

Dalam proses pengalihan hak merek ternyata terdapat jenis pengalihan merek yang berbeda dan perlu untuk anda ketahui seperti berikut ini:

1. Pengalihan Hak Merek Secara Jual dan Beli

Jenis pengalihan hak merek ini paling sering dilakukan oleh penerima dan pemberi merek bisnis. Dimana pemilik akan melakukan penjualan hak merek ke pihak lain dengan prosedur pengalihan hak merek yang sah, akurat, dan tepat. Hal ini dilakukan usai mendapatkan kesepakatan antara kedua belah pihak.

Maka, hal yang dilakukan selanjutnya dengan membuat surat kontrak kerjasama dan surat perjanjian tertulis agar merek tersebut mendapatkan perlindungan hukum yang sah. Namun, proses tetap harus tercatat oleh DJKI agar merek terdaftar legal.

2. Pengalihan Hak Merek Hibah

Jenis pengalihan hak merek ini dilakukan secara sukarela tanpa adanya  biaya yang mana dibebankan ke penerima. Biasanya pihak penerima mencakup keluarga, Yayasan, dan Organisasi tertentu. Namun, proses pengalihan hak merek harus tetap untuk didokumentasikan agar terhindari dari kesalahan.

Hal ini dilakukan agar proses pengalihan merek tetap sah dan resmi telah diketahui oleh DJKI. Sehingga pihak penerima juga mendapatkan hak merek secara secara eksklusif dan terlindungi secara hukum yang berlaku.

3. Pengalihan Hak Merek Warisan

Pemberian hak merek dilakukan apabila pemilik bisnis meninggal dunia. Sehingga kepemilikan hak jatuh kepada ahli waris. Penerima sebagai ahli waris mempersiapkan dokumen yang berupa surat keterangan sebagai ahli waris yang sah & hak merek telah dicatat oleh DJKI.

Setelah proses pengalihan hak merek selesai dilakukan. Pihak penerima dapat untuk memutuskan memegang hak merek tersebut atau menjualnya ke pihak lain.

4. Pengalihan Hak Merek Melalui Akuisisi

Pebisnis yang ingin melakukan akuisisi/ merger ke pebisnis lain, maka menyerahkan hak merek dagang. Pengalihan hak merek ini akan mencakup nama, logo, hak lisensi, dan hak hukum agar memastikan merek tersebut aman untuk digunakan.

Pebisnis harus persiapkan dokumen pengalihan hak merek yang mencakup surat perjanjian merger, akta pengalihan hak, dan segera untuk melakukan pendaftaran ulang merek agar terhindar dari risiko hukum yang berlaku.

5. Pengalihan Hak Merek Melalui Lisensi Eksklusif

Hak merek dapat dialihkan ke pihak lain dengan melalui lisensi eksklusif. Dalam kasus ini, anda sebagai pemilik merek akan memberikan hak penggunaan merek secara eksklusif ke pebisnis lain dalam jangka waktu yang telah ditentukan tanpa anda harus menyerahkan hak kepemilikan ke pihak lain secara penuh.

Namun, lisensi eksklusif ini bisa memudahkan penerima dalam menggunakan hak merek yang legal dan eksklusif seperti untuk melakukan distribusi, produksi, dan promosi. Sementara itu, anda juga tidak kehilangan hak milik merek yang sah.

6. Pengalihan Hak Merek Melalui Lisensi Non Eksklusif

Prosedur pengalihan hak merek ini berbeda dengan lisensi eksklusif. Dalam lisensi ini, pemilik merek dapat memberikan hak merek ke beberapa pihak sekaligus. Meski, pihak lain memiliki merek dagang anda,namun anda sebagai pebisnis yang masih memegang kontrol secara penuh hak merek tersebut.

Lisensi ini dilakukan untuk menjangkau target pasar lebih luas lagi. Sehingga bisnis semakin dikenal
oleh konsumen.

7. Pengalihan Hak Merek Restrukturisasi Perusahaan

Pengalihan hak merek dapat dilakukan ketika pebisnis melakukan restrukturisasi Perusahaannya. Proses Pengalihan hak merek jenis ini harus terdokumentasi secara jelas dan tercatat oleh DJKI. Hal ini dilakukan agar pihak lain mendapatkan hak eksklusif, serta perlindungan hukum yang sah dan aman.

8. Pengalihan Hak Merek Melalui Sengketa

Dalam beberapa kasus ketika terjadi sengketa hukum, hak merek dapat diberikan ke pihak lain. Namun, hal ini tentunya harus menunggu keputusan dari pengadilan. Sehingga tercipta kesepakatan damai tanpa harus merugikan kedua belah pihak.

Prosesnya, anda tetap memerlukan dokumen resmi dan pencatatan di DJKI agar hak dan kewajiban kedua belah pihak tetap terlindungi dalam hukum yang sah.

FAQ

Apakah pengalihan hak merek bisa saja dilakukan meskipun masa perlindungan merek hampir berakhir?

Ya , pengalihan hak merek masih bisa tetap dilakukan selama merek tersebut masih terdaftar dan masih aktif. Namun, pemilik merek yang baru perlu memperhatikan lagi masa merek yang berlaku dan mengajukan perpanjangan jika masa berakhir.

Apakah satu pengalihan hak merek dapat mencakup lebih dari 1 kelas barang atau jasa?

Tentu dapat. Jika, suatu merek telah terdaftar dalam beberapa kelas barang/jasa. Maka, pengalihan hak merek dapat berlaku untuk seluruh kelas yang telah terdaftar

Bagaimana jika ingin membatalkan prosedur pengalihan hak merek yang telah tercatat resmi?

Pengalihan hak merek yang telah dicatat secara resmi tidak dapat dibatalkan secara sepihak. Namun, pembatalan pengalihan merek masih bisa dilakukan apabila ada kesepakatan dari kedua belah pihak antara pemberi dan penerima.

Sudah Siap Alihkan Merek? Pastikan Jasa yang Kamu Pilih Tepat

Legalitas yang kuat berawal dari jasa pengalihan yang andal. Yuk, lihat mana yang paling cocok dengan kebutuhan kamu.

Lihat Komparasi Lengkapnya

Proses Pengalihan Merek Secara Cepat dengan Jasa Pengalihan Merek

Prosedur pengalihan hak merek yang tepat dan akurat akan memberikan kepastian terkait kepemilikan hak merek dan melindungi merek tersebut secara hukum yang sah. Namun, sebagai pebisnis anda juga harus memperhatikan jenis dan biaya yang akan dikeluarkan jika memutuskan untuk memberikan hak milik bisnis ke pihak lain.

Oleh karena itu, Jasa Merek hadir untuk membantu anda sebagai Jasa Pengalihan Merek agar proses alih hak merek dapat dilakukan secara cepat, tepat dan akurat tanpa merugikan pihak manapun. Terutama, kami telah memiliki pengalaman selama bertahun – tahun dalam memudahkan pebisnis melakukan alih hak merek ke pihak lain. 

Artikel Terkait
Perpanjangan Sertifikat Merek: Urus Sendiri atau Pakai Jasa?

Perpanjangan Sertifikat Merek: Urus Sendiri atau Pakai Jasa?

Jasa Urus Merek Dagang Melindungi Bisnis Dari Sengketa Hukum

Jasa Urus Merek Dagang Melindungi Bisnis Dari Sengketa Hukum

Cara Menghindari Sengketa Hak Merek Saat Transaksi Bisnis

Cara Menghindari Sengketa Hak Merek Saat Transaksi Bisnis

Cara Mengajukan Keberatan Penolakan Merek Agar Brand Aman

Cara Mengajukan Keberatan Penolakan Merek Agar Brand Aman

Surat Izin Usaha: Pilar Penting Jaga Kelancaran Bisnis

Surat Izin Usaha: Pilar Penting Jaga Kelancaran Bisnis

Urus Merek Kadaluarsa Agar Operasional Bisnismu Tetap Aman!

Urus Merek Kadaluarsa Agar Operasional Bisnismu Tetap Aman!

Perbandingan Jasa Pengalihan Hak Merek yang Harus Kamu Tahu