Strategi Sanggah Penolakan Hak Merek Hindari Risiko Gagal

sanggah penolakan merek
Highlights
  • Sanggah penolakan hak merek menjadi hal yang sangat penting yang dilakukan agar pebisnis masih dapat mempertahankan hak mereknya.
  • Permohonan merek dapat mengalami kegagalan jika tidak ada strategi yang tepat dan kurangnya memahami aturan yang berlaku.
  • Penolakan merek dapat terjadi karena berbagai macam alasan, salah satunya karena merek tersebut tidak memiliki daya pembeda ke kompetitor lain.
  • Strategi yang tepat dan harus dilakukan apabila terjadi sanggah penolakan hak merek yakni dengan melakukan analisis dan identifikasi.
  • Terdapat beberapa cara melakukan cek status sanggah merek yang dapat dilakukan secara berkala.

Dasar Hukum Sanggah Penolakan Hak Merek

DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) tidak akan begitu saja meloloskan hak merek dagang anda saat proses pendaftaran apabila terdapat adanya kemiripan dengan pihak lain.

Pengajuan sanggahan penolakan merek dapat dilakukan sesuai dengan prosedur dan aturan sanggah penolakan merek yang berlaku. Sanggah penolakan hak merek yang diterima akan membuat merek tersebut tetap mendapatkan perlindungan hukum yang resmi dan aman sehingga tidak berpotensi terjadinya risiko.

Berdasarkan ketentuan pada UU 20 tahun 2016 menjelaskan terkait pendaftaran merek yang dimulai dari proses pengajuan, pemeriksaan, mekanisme penolakan dan upaya hukum yang harus dilakukan apabila terjadi kegagalan.

Pemohon merek berhak untuk menyampaikan alasan hukum yang tepat serta menyerahkan bukti pendukung dimana menunjukan bahwa merek yang diajukan tersebut telah memenuhi persyaratan pendaftaran. Hal ini dibuktikan dengan dokumen resmi dan surat pernyataan tertulis.

Bukti yang ada akan menunjukkan jika merek yang diajukan memang tidak ada kemiripan dengan pebisnis lain dan layak memiliki perlindungan hukum yang layak.

Peraturan Menteri Hukum dan HAM juga menjadi dasar hukum dimana mengatur terkait pengajuan keberatan, jangka waktu pengajuan, dokumen yang diajukan, dan mekanisme evaluasi ulang oleh pemeriksa merek. Sehingga proses sanggahan akan menjadi terstruktur,transparan, sesuai dengan prosedur yang resmi.

Cara Cek Status Sanggah Merek Pada Sistem Resmi DJKI

Proses pendaftaran merek dagang terbilang cukup mudah untuk dilakukan dan telah terintegrasi karena menggunakan sistem resmi pada halaman DJKI. Pemohon sanggah penolakan hak merek harus dapat mengetahui terkait tata cara memeriksa status permohonan dan langkah tepat yang harus dilakukan seperti berikut ini:

  • Masuk ke halaman resmi DJKI: hal pertama yang harus anda lakukan yakni dengan mengunjungi halaman DJKI https://merek.dgip.go.id. Halaman ini akan memuat terkait pengajuan, pemantauan berbagai macam jenis permohonan, dan pengelolaan permohonan merek secara online.
  • Login menggunakan akun pemohon: setelah anda masuk ke halaman portal DJKI, maka langkah selanjutnya harus melakukan login ke akun milik anda yang sudah terdaftar Akun akan berisikan terkait data pemohon, nomor, serta riwayat komunikasi.
  • Pilih menu pemantauan permohonan merek: ketika anda telah login, maka bisa langsung memilih menu pemantauan/ permohonan merek yang tertera pada dashboard akun anda. Menu ini akan mencakup terkait status permohonan, dokumen, jadwal, serta pemberitahuan.
  • Memasukkan nomor permohonan merek: pemohon yang ingin check status  terkait permohonan merek, maka dapat langsung memasukan nomor permohonan yang telah diterima saat proses pendaftaran. Hal ini nantinya sistem akan menampilkan informasi yang dibutuhkan.
  • Memeriksa status dan mengunduh surat penolakan: jika permohonan merek ditolak, maka akan muncul alasan penolakan yang diberikan oleh DJKI. Surat penolakan ini dapat diunduh melalui sistem resmi. Surat yang resmi akan membantu ketika melakukan sanggahan.
  • Mengajukan sanggahan dan banding secara resmi: berdasarkan pada informasi yang tertera, pemohon dapat mengajukan sanggahan terkait penolakan hak merek miliknya sesuai dengan prosedur yang tersedia pada sistem pasca permohonan online.

8 Risiko Gagal Sanggah Merek yang Wajib Diketahui

Merek dagang menjadi aset bernilai tinggi dan menjadi identitas unik untuk setiap pebisnis. Terdapat setidaknya 8 risiko yang akan anda hadapi ketika melakukan sanggah penolakan hak merek:

1. Kehilangan Hak Milik Atas Merek

Salah satu risiko awal yang akan anda hadapi yakni anda bisa kehilangan hak milik atas merek, jika ada sanggahan penolakan gagal dilakukan. Sehingga anda sebagai pemohon tidak dapat memperoleh hak eksklusif atas merek yang anda ajukan.

Hal ini berarti pihak lain dapat menggunakan nama, logo, simbol yang sama tanpa harus melakukan izin terlebih dahulu kepada anda. Sehingga aset intelektual bisnis akan rentan untuk dicuri oleh pihak ketiga dan disalahgunakan.

2. Kerugian Finansial

Kegagalan penolakan sanggah hak bisa saja menyebabkan terjadinya kerugian finansial apabila tidak dilakukan secara benar. Adapun biaya yang dirugikan mencakup beberapa biaya seperti administrasi, jasa Konsultan HKI, Notaris, serta biaya pengiriman dokumen.

3. Penundaan Strategi Bisnis

Penundaan strategi bisnis yang dimaksud mencakup peluncuran produk baru, kampanye pemasaran dan ekspansi usaha yang telah direncanakan. Jika hal ini terjadi maka pemilik bisnis tidak dapat menggunakan merek secara resmi dan akan mempengaruhi pendapatan.

4. Risiko Hukum dengan Pihak Ketiga

Jika terjadi penolakan merek yang diakibatkan karena kemiripan merek dengan pebisnis lain dan proses sanggahan gagal dilakukan maka bisa saja memicu terjadi sengketa hukum. Dimana pihak lain yang juga telah terdaftar dapat menuntut hak melalui jalur pengadilan. Sehingga berpengaruh pada biaya litigasi dan reputasi.

5. Reputasi Bisnis Tercemar

Penyanggahan merek yang gagal bisa berpotensi anda akan kehilangan reputasi bisnis yang dimiliki dan mendapatkan perspektif negatif dari konsumen, investor, serta partner bisnis. Bisnis anda akan terlihat tidak profesional, kredibel atau tidak taat pada aturan hukum yang berlaku.

6. Kehilangan Peluang Lisensi dan Kerjasama dengan Pihak Lain

Ketika telah kehilangan reputasi bisnis, maka bisa saja partner bisnis bisa merasa ragu untuk melakukan kerjasama dengan bisnis anda. Selain itu, merek yang belum memiliki hak resmi atau gagal dalam proses penyanggahan merek akan sulit mengakibatkan kehilangan lisensi, sehingga dapat menghambat ekspansi bisnis.

7. Terbatasnya Perlindungan Hukum

Kegagalan sanggah merek akan membuat pebisnis kesulitan untuk mendapatkan perlindungan hukum yang aman. Hal ini karena pebisnis tidak mendapatkan lagi hak eksklusif. Sehingga, pihak lain dapat melakukan klaim atas merek yang sama tanpa adanya konsekuensi hukum yang jelas.

8. Lemahnya Daya Saing di Pasar

Kompetitor bisa saja memanfaatkan merek yang mirip untuk menarik daya minat konsumen setelah melakukan klaim merek. Sehingga akan mengakibatkan daya saing bisnis menjadi berkurang dan merugikan citra merek anda serta berkurangnya loyalitas konsumen.

FAQ

Apakah sanggah penolakan hak merek dapat diajukan lebih dari satu kali?

Tidak. Sanggah penolakan hak merek hanya dapat diajukan cuma sekali untuk setiap surat penolakan yang telah diterbitkan oleh DJKI. Oleh karena itu, pemohon harus memastikan kembali terkait sanggahan yang akan diajukan.

Apakah sanggah penolakan merek dapat diajukan tanpa adanya bukti penggunaan merek?

Secara hukum, sanggah penolakan masih tetap dapat diajukan meskipun merek tersebut belum pernah digunakan. Namun, potensi keberhasilan prosesnya nanti cenderung akan lebih kecil. Bukti penggunaan merek yang telah digunakan akan memperkuat argumen terkait daya pembeda dan itikad baik pemohon.

Berapa lama jangka waktu waktu proses pemeriksaan setelah melakukan sanggah penolakan hak merek?

Dalam ketentuan yang berlaku tidak terdapat jangka waktu yang pasti. Namun, proses pemeriksaan sanggah penolakan merek biasanya akan memerlukan waktu beberapa bulan, tergantung pada beban pemeriksaan DJKI. Pemohon tetap dapat melakukan pengecekan secara berkala.

Konsultan Penolakan Merek Terpercaya Dalam Membantu Proses Penyanggahan

Proses sanggah penolakan hak merek menjadi langkah penting yang dilakukan oleh pebisnis agar hak merek tidak dapat diklaim oleh pihak lain. Namun, pebisnis juga harus memahami terkait risiko yang dihadapi dan bagaimana cara dalam melakukan pengecekan status penolakan merek yang telah didaftarkan ke DJKI.

Kami Tim dari Jasa Merek sebagai Konsultan Penolakan Merek terpercaya dapat membantu anda dalam proses penyanggahan merek yang jelas. Sehingga merek  tidak akan memunculkan sengketa hukum atau dimanfaatkan oleh pihak ketiga.

Artikel Terkait
Banding Penolakan Merek Agar Tak Kehilangan Aset Bisnismu!

Banding Penolakan Merek Agar Tak Kehilangan Aset Bisnismu!

Keberatan Merek: Cara Cegah dan Langkah Menanganinya

Keberatan Merek: Cara Cegah dan Langkah Menanganinya

Hukum Perubahan Merek Terdaftar: Panduan Untuk Pebisnis

Hukum Perubahan Merek Terdaftar: Panduan Untuk Pebisnis

Perubahan Merek Online: Tata Cara, Tips dan Prosedur Hukum

Perubahan Merek Online: Tata Cara, Tips dan Prosedur Hukum

Cara Pengajuan Surat Keberatan Merek yang Penting Dipahami

Cara Pengajuan Surat Keberatan Merek yang Penting Dipahami

Begini Proses Perpanjangan Merek, Pebisnis Pemula Wajib Tahu

Begini Proses Perpanjangan Merek, Pebisnis Pemula Wajib Tahu