
Cara daftar brand sendiri kini semakin mudah karena hampir seluruh prosesnya bisa dilakukan secara online.
Kalau kamu sudah punya nama brand untuk jualan, inilah saat yang tepat untuk mulai mengamankannya sebelum digunakan orang lain.
Sayangnya, banyak pemilik UMKM baru mencari cara daftar brand sendiri setelah bisnis mulai dikenal.
Padahal, mendaftarkan merek sejak awal bisa membantu menjaga identitas brand sekaligus mengurangi risiko sengketa di kemudian hari.
Namun, tenang, cara daftar brand sendiri tidak serumit yang dibayangkan.
Di artikel ini, kamu akan menemukan langkah-langkahnya, dokumen yang perlu disiapkan, hingga tips agar proses pendaftaran berjalan lebih lancar sampai merek resmi terdaftar. Yuk, simak hingga akhir!
Banyak Pilihan Jasa Pendaftaran Merek, Mana yang Paling Worth It?
Kecepatan, harga, dan keamanan adalah faktor penting dalam memilih jasa pendaftaran merek. Yuk, bandingkan dan temukan layanan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan bisnismu!Cek Mana yang Terbaik!
Memahami cara daftar brand sendiri bukan sekadar soal memenuhi prosedur. Langkah ini juga memberikan berbagai manfaat untuk keberlangsungan bisnis, antara lain:
Sebelum mempraktikkan cara daftar brand sendiri, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu siapkan terlebih dahulu. Berikut checklist yang perlu kamu perhatikan agar pendaftaran berjalan lancar:
Tenang, sekarang kamu bisa mendaftarkan brand secara online sehingga kamu tidak perlu datang langsung ke kantor DJKI. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan:
Kunjungi portal resmi merek DJKI melalui merek.dgip.go.id. Pastikan kamu mengakses situs resmi agar proses pendaftaran berjalan aman.
Selanjutnya, pilih menu pendaftaran merek untuk memulai pengajuan. Dari halaman ini, seluruh tahapan dapat dilakukan secara online.
Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi menggunakan email aktif. Setelah akun berhasil dibuat, login untuk mengakses layanan pendaftaran merek.
Simpan email dan kata sandi dengan baik. Dengan begitu, kamu bisa memakai akun tersebut untuk memantau perkembangan permohonan di kemudian hari.
Lengkapi data sesuai identitas pemilik merek, baik perorangan maupun badan usaha. Pastikan setiap informasi yang dimasukkan sudah benar.
Data yang akurat membantu memperlancar proses pemeriksaan. Karena itu, periksa kembali seluruh isian sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Isi nama merek yang akan didaftarkan beserta informasi pendukung lainnya. Jika mendaftarkan logo, pastikan tampilannya sesuai dengan yang akan digunakan.
Pada tahap cara daftar brand sendiri ini, perhatikan kembali penulisan nama brand. Sebab, kesalahan kecil bisa menyulitkan proses berikutnya.
Tentukan kelas barang atau jasa sesuai produk atau layanan yang kamu jalankan. Pilihan kelas ini akan menentukan ruang lingkup perlindungan merek.
Jika bisnismu memiliki beberapa jenis produk, kamu dapat memilih lebih dari satu kelas. Pastikan setiap kelas benar-benar sesuai dengan aktivitas usahamu.
Setelah semua data terisi, unggah dokumen yang diminta melalui sistem. Pastikan setiap file terlihat jelas agar proses verifikasi berjalan lebih lancar.
Dokumen yang biasanya diperlukan meliputi KTP pemohon, etiket atau logo merek, serta surat pernyataan UMK (jika mengajukan tarif UMK). Jangan lupa dokumen pendukung lainnya sesuai jenis pemohon.
Setelah permohonan selesai dibuat, sistem akan menerbitkan kode billing untuk pembayaran. Pada tahap cara daftar brand sendiri ini, pastikan nominal yang dibayarkan sesuai tagihan.
Setelah pembayaran berhasil dikonfirmasi, permohonan akan masuk ke tahap pemeriksaan oleh DJKI. Simpan bukti pembayaran sebagai arsip jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Setelah memahami cara daftar brand di HAKI, hal berikutnya yang sering ditanyakan adalah biaya pendaftarannya.
Kabar baiknya, tarif resmi pendaftaran brand sudah ditetapkan oleh pemerintah, dengan rincian sebagai berikut:
| Kategori Pemohon | Biaya Resmi |
| Usaha Mikro & Kecil (UMK) | Rp500.000 per kelas |
| Kategori Umum (Non-UMK) | Rp1.800.000 per kelas |
Sebagai catatan, biaya di atas merupakan biaya resmi pengajuan merek per kelas barang atau jasa sesuai ketentuan DJKI.
Besarnya biaya tidak hanya bergantung pada jenis pemohon. Jumlah kelas yang didaftarkan juga akan memengaruhi total biaya yang perlu disiapkan.
Berhasil menyelesaikan cara daftar brand sendiri bukan berarti prosesnya langsung selesai. Ada beberapa langkah lanjutan yang perlu kamu lakukan agar permohonan tetap berjalan lancar, di antaranya:
Lama proses pendaftaran selambat-lambatnya 6 bulan. Agar tidak ada kesalahan, jangan lupa rutin pantau status permohonan hingga merek resmi terdaftar.
Bisa. Kamu dapat mendaftarkan nama, logo, atau kombinasi keduanya sesuai identitas brand yang ingin dilindungi.
Kamu bisa mengeceknya melalui database PDKI DJKI. Masukkan nama merek pada kolom pencarian, lalu lihat status yang ditampilkan.
Banyak Pilihan Jasa Pendaftaran Merek, Mana yang Paling Worth It?
Kecepatan, harga, dan keamanan adalah faktor penting dalam memilih jasa pendaftaran merek. Yuk, bandingkan dan temukan layanan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan bisnismu!Cek Mana yang Terbaik!
Mempelajari cara daftar brand sendiri adalah langkah awal untuk melindungi identitas bisnis.
Semakin cepat merek didaftarkan, semakin besar pula peluangmu menghindari sengketa sekaligus membangun brand yang terpercaya di mata pelanggan.
Mau proses pendaftaran merek berjalan lebih praktis? Jasa pendaftaran merek dari Jasa Merek siap membantumu bisnismu naik level.
Mulai dari pengecekan merek, konsultasi, penentuan kelas, hingga pengajuan ke DJKI, semuanya dibantu oleh tim yang berpengalaman.
Jadi tunggu apa lagi? Yuk, amankan nama brand sekarang agar kamu bisa fokus mengembangkan bisnis tanpa khawatir merek digunakan pihak lain!