
Produk sudah siap ekspor, kemasan sudah rapi, dan strategi pemasaran mulai berjalan, tapi belum mendaftar hak merek internasional? Padahal, brand yang aman bisa menjadi bekal penting saat kamu mulai menjangkau pelanggan di berbagai negara.
Semakin luas pasar yang kamu bidik, semakin besar pula peluang brand dikenal oleh banyak orang. Karena itu, hak merek internasional dapat membantu kamu menjaga identitas bisnis sekaligus mengurangi risiko konflik merek di negara tujuan.
Nah, menariknya, mengurus hak merek internasional kini lebih mudah dipahami daripada yang banyak orang bayangkan.
Penasaran apa saja langkah-langkahnya? Yuk, simak sampai akhir supaya kamu lebih percaya diri saat membawa produk ke pasar global!
Pendaftaran Merek Gagal? Bisa Jadi Salah Pilih Jasa!
Banyak layanan yang menjanjikan kemudahan, tapi tidak semua memberikan perlindungan maksimal. Ketahui cara memilih jasa pendaftaran merek yang benar agar tidak salah langkah!Lihat Panduannya di Sini!!
Saat brand mulai masuk pasar global, hak merek internasional bukan cuma tentang menjaga identitas bisnis.
Berikut manfaat dari mendaftarkan hak merek sebelum ekspansi ke pasar internasional:
Supaya tidak terlambat, ada beberapa waktu ideal buat pebisnis agar bisa memikirkan perlindungan merek. Waktu tersebut, di antaranya:
Ketika produk mulai tampil di marketplace internasional, brand kamu akan lebih mudah ditemukan oleh konsumen dari berbagai negara. Kondisi ini menjadi waktu yang tepat untuk mulai mempertimbangkan perlindungan merek secara lebih luas.
Sebelum bekerja sama dengan distributor, pastikan hak merek internasional sudah masuk dalam rencana bisnis kamu. Langkah ini membantu memperjelas kepemilikan brand sekaligus mengurangi potensi masalah di kemudian hari.
Jika strategi bisnis sudah mengarah ke pasar luar negeri, sebaiknya jangan menunggu hingga penjualan meningkat. Mengamankan merek sejak awal dapat membantu mendukung proses ekspansi dengan lebih nyaman.
Semakin banyak orang mengenal brand kamu, semakin besar pula nilai yang dimiliki merek tersebut. Karena itu, mendaftarkan merek lebih awal dapat menjadi langkah preventif sebelum muncul risiko yang tidak diharapkan.
Sebelum mengajukan permohonan, pastikan seluruh dokumen yang dibutuhkan sudah tersedia. Berikut hal-hal yang perlu kamu siapkan supaya proses pendaftaran berjalan lancar dan meminimalisir kendala administrasi:
Daftar hak merek untuk pasar global bisa kamu lakukan lewat sistem Madrid Protocol. Berikut langkah-langkahnya:
Sistem Madrid Protocol mengharuskan pemohon memiliki merek dasar di negara asal. Karena itu, pastikan merek kamu sudah terdaftar di DJKI atau setidaknya sudah memiliki permohonan merek yang diajukan di Indonesia.
Selanjutnya, pilih negara yang ingin kamu jadikan target perlindungan merek. Fokus pada negara tujuan ekspor atau wilayah yang memiliki potensi pasar terbesar bagi perkembangan bisnis.
Kumpulkan dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran. Kamu bisa menyiapkan data pemilik merek, nomor permohonan atau sertifikat merek Indonesia, hingga daftar kelas barang atau jasa yang akan dilindungi.
Setelah dokumen siap, kamu bisa mengajukan permohonan merek internasional secara online. Lakukan proses ini lewat website Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) di www.dgip.go.id.
Jika data yang diajukan sesuai, DJKI akan meneruskan permohonan ke World Intellectual Property Organization (WIPO) untuk dilakukan pemeriksaan administratif sesuai ketentuan Madrid Protocol.
Setelah lolos pemeriksaan administratif, setiap negara tujuan akan meninjau permohonan berdasarkan aturan yang berlaku di wilayah masing-masing. Tahap ini menentukan apakah merek dapat memperoleh perlindungan di negara tersebut.
Apabila tidak terdapat keberatan atau penolakan, merek akan memperoleh perlindungan sesuai ketentuan negara tujuan. Langkah ini membantu memperkuat strategi hak kekayaan intelektual internasional bagi bisnis yang ingin berkembang lintas negara.
Melalui sistem Madrid Protocol, biaya dasar dibayarkan dalam mata uang Swiss Franc (CHF) dan nilainya dapat bertambah sesuai negara serta kelas yang dipilih. Di bawah ini adalah detail harganya:
Perlu digarisbawahi, total biaya yang dikeluarkan setiap bisnis bisa berbeda. Perbedaan ini biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari jumlah negara tujuan, jumlah kelas barang atau jasa, sampai kebijakan masing-masing negara.
Tidak. Kalau ingin melindungi brand di negara lain, kamu perlu mengajukan pendaftaran di negara tujuan atau melalui Madrid Protocol.
Waktu proses dapat berbeda di setiap negara. Namun, pemeriksaan umumnya berlangsung dalam 12–18 bulan tergantung kebijakan negara tujuan.
Bisa. Perlindungan merek internasional umumnya berlaku selama 10 tahun dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku.
Pendaftaran Merek Itu Mudah, Asal Pilih Jasa yang Tepat!
Jangan tergiur harga murah tanpa memastikan kualitas layanan. Ketahui cara memilih jasa pendaftaran merek yang benar-benar bisa melindungi merek bisnismu dengan maksimal.Simak Panduan Lengkapnya!
Membawa produk ke pasar internasional tentu membutuhkan persiapan yang matang. Selain memastikan kualitas produk, mengamankan hak merek internasional juga jadi langkah penting untuk melindungi brand yang sudah kamu bangun.
Jadi, gimana, bisnis kamu mulai menargetkan pelanggan di luar negeri? Kalau iya, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mempertimbangkan perlindungan merek secara global.
Bersama Jasa Merek, kamu bisa mendapatkan pendampingan dari konsultasi hingga proses pendaftaran merek internasional tanpa ribet.
Tunggu apa lagi? Yuk, amankan brand-mu hari ini agar kamu bisa lebih fokus mengembangkan bisnis di pasar global!