Cara Cek dan Daftar HKI Merek Online Sebelum Launching Brand

cara cek dan daftar hki
Highlights
  • Memeriksa HKI merek sebelum launching membantu mengurangi risiko penggunaan nama brand yang sudah dimiliki pihak lain.
  • Proses cek merek dapat dilakukan secara online melalui database DJKI dengan langkah yang relatif mudah.
  • Daftar HKI sejak awal membantu melindungi identitas brand dan mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
  • Dengan Jasa Merek, kamu bisa mendapatkan pendampingan sejak pengecekan hingga pendaftaran agar proses berjalan lebih praktis.

Brand sudah siap diluncurkan, desain kemasan sudah final, dan strategi promosi mulai disusun. Namun sebelum produk resmi hadir di pasar, ada satu langkah penting yang sering terlewat, yaitu memastikan status HKI merek yang akan digunakan.

Setelah menemukan nama brand yang terasa cocok, jangan langsung terburu-buru menggunakannya. Dengan melakukan pengecekan HKI merek sejak awal, kamu bisa mengurangi risiko masalah yang berpotensi menghambat perkembangan bisnis.

Nah, di era serba digital, proses cek dan registrasi HKI merek bisa kamu lakukan secara online dengan mudah.

Yuk, simak langkah-langkahnya supaya kamu bisa meluncurkan produk dengan rasa lebih tenang sekaligus menjaga identitas brand untuk jangka panjang!

Jangan Tunda Lagi, Segera daftarkan hak cipta Sebelum Terlambat!

Setiap karya punya nilai. Dengan hak cipta resmi, kamu berhak penuh dan bisa lebih tenang dalam berkarya.

Mulai Proses Pendaftaran!

Kenapa Pebisnis Harus Meninjau HKI Merek Sebelum Launching Produk?

Sebelum menghabiskan waktu dan biaya untuk promosi, ada baiknya kamu memeriksa HKI merek terlebih dahulu. Ada beberapa alasan kenapa kamu harus melakukannya, seperti:

  • Menghindari penggunaan nama brand yang sudah dimiliki pihak lain;
  • Mengurangi risiko sengketa merek di kemudian hari;
  • Membantu menjaga biaya branding tetap efisien;
  • Membantu kelancaran proses pendaftaran merek;
  • Menjaga identitas brand agar lebih aman dalam jangka panjang.

Cara Cek HKI Merek Secara Online

Sebelum menggunakan nama brand, luangkan waktu untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:

1. Siapkan Nama Merek yang Ingin Kamu Pakai

Tentukan nama brand yang akan kamu gunakan, termasuk variasi penulisan jika ada. Langkah ini membantu kamu menemukan merek yang identik maupun yang memiliki kemiripan.

2. Buka Situs PDKI DJKI

Kunjungi situs Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) di https://pdki-indonesia.dgip.go.id/. Situs ini menyediakan layanan cek merek HKI online untuk melihat data merek yang sudah diajukan maupun terdaftar.

3. Pilih Menu Pencarian Merek

Setelah masuk ke halaman utama, pilih fitur pencarian merek yang tersedia. Menu ini akan membantu kamu menelusuri berbagai data merek berdasarkan kata kunci tertentu, mulai dari fonetik hingga gambar.

4. Masukkan Nama Merek pada Kolom Pencarian

Ketik nama merek yang ingin kamu cek, lalu jalankan pencarian. Agar hasilnya lebih lengkap, coba gunakan beberapa variasi nama yang masih berkaitan dengan brand tersebut.

5. Periksa Status dan Detail Merek

Perhatikan informasi yang muncul, mulai dari nama merek, pemilik, kelas barang atau jasa, hingga status pendaftarannya. Data ini dapat membantu kamu memahami kondisi merek yang sedang dicari.

6. Cek Kemiripan dengan Merek Lain

Jangan hanya fokus pada nama yang sama persis. Perhatikan juga merek yang memiliki kemiripan dalam penulisan, pengucapan, atau unsur visual agar risiko penolakan bisa diminimalkan.

Cara Membaca Hasil HKI Merek

Setelah melakukan pencarian, kamu mungkin menemukan beberapa status pada data HKI merek. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Dalam Proses: Permohonan merek masih menjalani tahapan pemeriksaan;
  • Ditolak: Permohonan merek tidak memperoleh persetujuan;
  • Didaftar: Merek telah resmi terdaftar dan memperoleh perlindungan hukum;
  • Ditarik Kembali: Pemohon mencabut permohonan merek sebelum pendaftaran selesai;
  • Berakhir: Masa perlindungan merek telah habis dan belum diperpanjang;
  • Dibatalkan: Perlindungan merek dibatalkan melalui keputusan yang berlaku;
  • Dihapus: Merek dihapus dari daftar merek karena alasan tertentu.

Setelah Memeriksa HKI Merek, Apa Langkah Berikutnya?

Setelah melakukan pengecekan HKI merek, jangan berhenti hanya pada hasil pencarian. Langkah berikutnya yang bisa kamu lakukan adalah:

  • Jika nama masih tersedia, kamu bisa mulai mempersiapkan proses pendaftaran agar merek mendapatkan perlindungan hukum;
  • Jika menemukan merek yang mirip, lakukan analisis lebih lanjut sebelum menggunakan nama tersebut;
  • Jika merek sudah terdaftar, pertimbangkan nama alternatif agar proses branding dan pendaftaran berjalan lancar;
  • Jika ingin mengamankan brand, segera lanjutkan ke tahap pendaftaran merek sebelum produk resmi diluncurkan.

Cara Daftar HKI Merek Secara Online

Nah, kalau ingin lanjut daftar HKI, prosesnya bisa kamu lakukan secara online dengan mudah. Tutorialnya bisa kamu cek di sini:

1. Siapkan Data dan Dokumen yang Dibutuhkan

Sebelum memulai pendaftaran, pastikan kamu sudah menyiapkan identitas pemilik merek, logo (jika ada), alamat email aktif, nomor telepon, serta informasi produk atau jasa yang akan menggunakan merek tersebut.

2. Tentukan Kelas Barang atau Jasa

Berikutnya, pilih kelas merek yang sesuai dengan produk atau layanan yang kamu tawarkan. Langkah ini penting karena perlindungan merek hanya berlaku pada kelas yang kamu daftarkan.

3. Buat Akun pada Portal Merek DJKI

Kunjungi portal resmi merek milik DJKI di https://merek.dgip.go.id/, lalu lakukan registrasi akun menggunakan email aktif. Akun ini akan digunakan untuk mengajukan permohonan sekaligus memantau perkembangan proses pendaftaran.

4. Isi Data Permohonan Merek

Setelah login, lengkapi formulir permohonan dengan data pemilik, informasi merek, kelas barang atau jasa, serta detail lain yang diminta oleh sistem. Pastikan seluruh data sesuai dan tidak terdapat kesalahan penulisan.

5. Unggah Dokumen Pendukung

Selanjutnya, unggah dokumen yang dibutuhkan sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan lupa periksa kembali kualitas dan kelengkapan dokumen agar proses verifikasi berjalan lebih lancar.

6. Lakukan Pembayaran Biaya Pendaftaran

Setelah seluruh data terisi, sistem akan menerbitkan kode pembayaran. Selesaikan pembayaran sesuai nominal yang tertera agar permohonan dapat diproses ke tahap berikutnya.

7. Tunggu Proses Pemeriksaan Merek

Setelah pembayaran berhasil, DJKI akan melakukan pemeriksaan terhadap permohonan yang diajukan. Pada tahap ini, merek akan melalui beberapa proses sebelum memperoleh keputusan akhir.

8. Terima Sertifikat Merek

Jika seluruh tahapan berjalan lancar dan merek memperoleh persetujuan, kamu akan mendapatkan sertifikat merek. Sertifikat ini jadi bukti bahwa brand-mu telah terdaftar dan memperoleh perlindungan hukum.

FAQ

1. Kapan waktu terbaik untuk cek dan daftar HKI?

Lakukan sejak nama brand sudah ditentukan. Jangan menunggu produk diluncurkan, karena semakin cepat merek didaftarkan, semakin cepat pula perlindungannya diproses.

2. Berapa biaya daftar HKI?

Biaya daftar untuk UMKM adalah Rp500.000 per kelas, sedangkan umum sebesar Rp1.800.000 per kelas. Untuk perpanjangan, kamu perlu bayar Rp1.000.000 per kelas untuk UMKM  dan Rp2.250.000 per kelas untuk umum.

3. Berapa lama proses pendaftaran HKI?

Proses pendaftaran merek butuh bervariasi. Namun, umumnya berkisar 6–12 bulan, tergantung dari kelengkapan dokumen dan tingkat kompleksitas desain.

Brand Sudah Siap Launching, Saatnya Amankan Merek

Membangun brand membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, jangan sampai nama yang sudah kamu siapkan dengan matang justru menimbulkan kendala karena belum melalui proses cek dan pendaftaran HKI merek.

Kalau kamu ingin meluncurkan produk dengan lebih tenang, pastikan merek yang kamu gunakan sudah aman dan memiliki perlindungan hukum yang jelas.

Bersama Jasa Merek, kamu bisa mendapatkan pendampingan mulai dari pengecekan merek, penentuan kelas, hingga proses pendaftaran. 

Yuk, lindungi brand sejak awal agar kamu bisa lebih fokus mengembangkan bisnis ke level berikutnya!

Darga Ananthara Avatar

Darga Ananthara

Legal Intellectual Property Expert M.H

Legal dan Hak Kekayaan Intelektual Expert dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Berpengalaman dalam menyusun konten edukatif dan analisis hukum terkait perlindungan, pengelolaan, dan pemanfaatan Hak Kekayaan Intelektual bagi pelaku usaha dan masyarakat.

Areas of Expertise: Hak Kekayaan Intelektual

Authors (2)

Darga Ananthara

Primary Author
Legal Intellectual Property Expert M.H
Legal dan Hak Kekayaan Intelektual Expert dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Berpengalaman dalam menyusun konten edukatif dan analisis hukum…
Artikel Terkait
Permohonan Paten dan Langkah Penting Sebelum Mengurusnya

Permohonan Paten dan Langkah Penting Sebelum Mengurusnya

Hak Cipta Digital: Melindungi Aset Bisnis dari Plagiarisme

Hak Cipta Digital: Melindungi Aset Bisnis dari Plagiarisme

Tata Cara Gugatan Hak Cipta dan Klaim Ganti Kerugian Bisnis

Tata Cara Gugatan Hak Cipta dan Klaim Ganti Kerugian Bisnis

Hak Eksklusif Pemegang Hak Cipta atas Karya Kreatif

Hak Eksklusif Pemegang Hak Cipta atas Karya Kreatif

Surat Pencatatan Hak Cipta: Bukti Sah Sebelum Karya Dijual

Surat Pencatatan Hak Cipta: Bukti Sah Sebelum Karya Dijual

Permohonan Hak Cipta: Amankan Karyamu Sebelum Dijual!

Permohonan Hak Cipta: Amankan Karyamu Sebelum Dijual!

✅ Keputusan tepat: lindungi karyamu dengan hak cipta.