
Pendaftaran Merek Gagal? Bisa Jadi Salah Pilih Jasa!
Banyak layanan yang menjanjikan kemudahan, tapi tidak semua memberikan perlindungan maksimal. Ketahui cara memilih jasa pendaftaran merek yang benar agar tidak salah langkah!Lihat Panduannya di Sini!!
Idealnya mengurus sertifikat merek yang akan habis masa berlakunya tidak mepet dengan tanggal kadaluarsa. Sebaiknya kamu memiliki pengingat dari jauh-jauh hari bahwa sertifikat merek akah segera berakhir.
Mengapa harus mempersiapkan dari jauh-jauh hari? Tujuannya agar kamu masih punya waktu untuk mengecek data merek, memastikan kelas merek benar, dan merapikan dokumen yang akan diunggah. Jika ada kendala seperti perbedaan data, file buram, atau dokumen kurang lengkap, masih ada waktu untuk memperbaikinya.
Jika masa berlaku hak merek sudah habis sedangkan proses administrasi belum beres, tentu ketiadaan sertifikat resmi ini bisa menjadi kendala. Apalagi jika bisnis sedang ada kerjasama dengan pihak lain. Oleh karena itu, idealnya proses perpanjangan sertifikat merek adalah enam bulan sebelum tanggal kadaluarsa.
Syarat perpanjangan sertifikat merek adalah ketentuan yang harus terpenuhi dari sisi data dan kesiapan merek sebelum pengajuan dilakukan. Pebisnis sebaiknya mengecek bagian ini terlebih dahulu agar proses tidak tertahan karena koreksi atau revisi. Berikut ini beberapa syarat yang perlu dipastikan:
Syarat ini berfungsi sebagai pengecekan awal untuk memastikan merek siap diperpanjang tanpa adanya hambatan yang tidak perlu.
Dokumen perpanjangan sertifikat merek adalah berkas yang harus kamu siapkan untuk proses pengajuan. Setelah syarat perpanjangan sertifikat merek di atas aman, pemilik bisnis harus memastikan semua dokumen lengkap, jelas, dan mudah dibaca agar tidak terjadi revisi karena file buram atau kurang. Berikut dokumen yang harus kamu siapkan:
Agar rapi, simpanlah berkas-berkas tersebut dalam satu folder khusus legal dan menggunakan format penamaan file yang seragam, misalnya NAMA-MEREK_KELAS_TAHUN.
Biaya untuk proses perpanjangan sertifikat merek bukan hanya sebatas biaya administrasi saja. Perlu untuk memetakan kebutuhan agar anggaran tidak mengganggu cash flow. Komponen biaya yang butuh dipertimbangkan adalah sebagai berikut:
Biaya untuk perpanjangan sertifikat merek akan masuk pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) lewat Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Biaya resmi untuk perpanjangan sertifikat merek tergantung kelas barang/jasa dan tergantung status pemohon serta waktu pengajuan.
Selain biaya resmi yang harus dibayarkan pada pemerintah, ada banyak biaya tambahan yang seringkali luput dari perhitungan. Contohnya jika ada biaya untuk pembaruan arsip data perusahaan ataupun biaya jasa jika kamu memakai bantuan layanan pihak ketiga untuk pengecekan berkas, pengajuan, dan pemantauan proses.
Dari sudut pandang bisnis, biaya perpanjangan sertifikat merek lebih kecil daripada risiko ketika hak merek tidak terjaga. Sertifikat merek yang legal akan mempermudah transaksi kemitraan, ekspansi distribusi, dan aktivitas komersial lain yang membutuhkan bukti kepemilikan brand.
Karena itu, pebisnis menganggap biaya untuk perpanjangan sertifikat merek sebagai biaya proteksi aset, bukan sebatas biaya administratif biasa.
Ada dua pilihan yang bisa kamu ambil ketika hendak melakukan proses perpanjangan sertifikat merek. Apakah akan mengurus semuanya sendiri atau memutuskan untuk menggunakan jasa pihak ketiga. Tentu saja kedua pilihan ini ada kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Langkah perpanjangan sertifikat merek secara mandiri cocok untuk pemilik bisnis yang memiliki waktu, teliti, dan dokumen yang rapi. Alurnya umumnya seperti berikut:
Kelebihan dari mengurus mandiri adalah menghemat biaya jasa. Namun, tentun konsekuensi terbesarnya adalah mengorbankan banyak sekali waktu. Terutama jika ada revisi karena kesalahan input atau dokumen kurang lengkap, proses bisa berulang dan memakan energi.
Waktu yang tersita ini seringkali juga bisa mengganggumu dari fokus utama pebisnis yaitu penjualan, produksi, dan layanan pelanggan.
Pemilik bisnis biasanya memilih untuk memakai jasa pengurusan sertifikat merek supaya proses lebih ringkas dan minim risiko kesalahan administrasi. Berikut ini alur perpanjangan sertifikat merek jika kamu memilih untuk menggunakan jasa:
Kelebihan utama memakai jasa adalah efisiensi waktu, terutama bagi pemilik bisnis yang jadwalnya padat. Kekurangannya tentu ada tambahan biaya jasa. Namun, bagi banyak pebisnis, biaya tersebut dianggap sepadan karena mengurangi risiko keterlambatan dan bisa tetap fokus pada transaksi jual beli.
Perpanjangan sertifikat merek akan terasa lebih ringan jika pemilik bisnis memiliki dokumen yang lengkap. Akan tetapi jika kamu berada dalam situasi seperti ini:
Maka lebih baik kamu menggunakan Jasa Pengurusan Sertifikat Merek agar proses perpanjangan lebih efisien dan tidak mengganggu aktivitas jual beli harian. Jasa ini akan membantu mengurus semua pendaftaran sertifikat hak merek hingga selesai. Kalau kamu akan memperpanjang, maka bisa memilih paket perpanjangan sertifikat merek.
Semoga artikel ini bermanfaat dan proses perpanjangan sertifikat merek bisnismu berjalan lancar ya!
Pendaftaran Merek Itu Mudah, Asal Pilih Jasa yang Tepat!
Jangan tergiur harga murah tanpa memastikan kualitas layanan. Ketahui cara memilih jasa pendaftaran merek yang benar-benar bisa melindungi merek bisnismu dengan maksimal.Simak Panduan Lengkapnya!
Masa berlaku sertifikat hak merek adalah 10 tahun sejak tanggal penerimaan pendaftaran.
Sertifikat Merek yang telah diterbitkan dapat diajukan perbaikan jika terdapat kesalahan pada saat mengajukan permohonan atau terdapat kesalahan pada saat penerbitan sertifikat.
Kamu harus datang ke Dirjen HKI untuk mengambil sertifikat merek.