
Pendaftaran Merek Gagal? Bisa Jadi Salah Pilih Jasa!
Banyak layanan yang menjanjikan kemudahan, tapi tidak semua memberikan perlindungan maksimal. Ketahui cara memilih jasa pendaftaran merek yang benar agar tidak salah langkah!Lihat Panduannya di Sini!!
Ekspansi sampai luar negeri adalah mimpi banyak pemilik bisnis. Salah satu cara yang banyak ditempuh untuk mewujudkannya adalah dengan daftar merek internasional.
Meski begitu, masih tak sedikit pemilik bisnis yang belum mengetahui mengenai seperti apa mekanisme hingga strategi di balik registrasi merek secara internasional ini.
Patut kamu ketahui bahwa daftar merek internasional bukanlah satu prosedur tunggal. Lebih tepatnya, ada dua jalur berbeda yang masing-masing punya keunggulan, kelemahan, dan implikasi biaya yang berbeda.
Memilih jalur yang salah berarti kamu harus membayar lebih mahal untuk perlindungan yang lebih sempit atau sebaliknya, melewatkan efisiensi.
Karenanya, mari kita pahami lebih lengkap mengenai seperti apa strategi dan keuntungan daftar merek internasional tersebut dalam ulasan artikel di bawah berikut!
Seperti yang sudah tercantum dalam penjelasan pembuka, bahwa untuk bisa melakukan registrasi merek secara internasional, ada dua jalur berbeda yang tersedia.
Masing-masing punya karakteristiknya sendiri untuk pebisnis pahami sebelum mulai mengeluarkan anggarannya.
Dua jalur tersebut antara lain:
Ini adalah jalur paling efisien kalau kamu ingin menargetkan lebih dari dua negara sekaligus.
Melalui satu aplikasi internasional, merek bisnis yang kamu punya akan bisa kamu daftarkan ke lebih dari 130 negara anggota protokol madrid.
Proses dikelola oleh World Intellectual Property Organization (WIPO) dan mensyaratkan kamu sudah memiliki pendaftaran dasar di negara asal terlebih dulu.
Jalur pendaftaran ini cocok kalau kamu hanya menargetkan satu atau dua negara tujuan spesifik, atau kalau negara tujuanmu tersebut tidak tergabung dalam sistem Madrid.
Pendaftaran jalur ini bisa kamu lakukan langsung ke kantor merek masing-masing negara, bisa lewat agen lokal, atau mitra hukum di negara tersebut.
Biayanya pun bisa bervariasi per negara, tapi juga biasanya fleksibilitasnya lebih besar.
Pemahaman atas dua jalur pendaftaran merek internasional ini adalah sebuah titik awal sebelum kamu mulai bicara soal anggaran.
Bisnis yang langsung terjun ke proses tanpa memahami lebih dulu perbedaan kedua jalur ini sering kali membayar duplikasi biaya yang seharusnya bisa dihindari.
Sebelum kamu mulai masuk ke teknis daftar merek internasional di luar negeri, ada satu fakta yang sering kali pelaku bisnis abaikan, yaitu soal prinsip teritorialitas merek yang berlaku penuh di seluruh dunia.
Artinya apa? Merek yang sudah kamu daftarkan di Indonesia tidak secara serta merta memberikanmu hak apapun di negara lain seperti di Amerika, negara benua Eropa, atau negara manapun di luar wilayah Indonesia.
Ada beberapa hal lagi yang perlu kamu perhatikan ketika kamu mau melakukan daftar merek ke luar negeri, yaitu:
Saat mendaftar di luar negeri, kelas barang/jasa haruslah sesuai dengan kelas yang sudah kamu gunakan di pasar target.
Misal kalau kamu jualan produk skincare tapi mendaftar di kelas yang salah, perlindungan yang akan kamu dapat pun tidak akan relevan dengan bisnis aktual kamu.
Di Amerika Serikat, prosesnya bisa memakan waktu sampai 12 bulan — bahkan bisa juga lebih.
Di Eropa, rata-rata bisa memakan waktu 4-6 bulan jika tidak ada oposisi. Di beberapa negara Asia seperti Jepang dan Korea, bisa 12 bulan atau lebih.
Ini bukan sebuah proses yang bisa kamu percepat sesuka hati. Karena itu, makin cepat kamu daftarnya, makin cepat pula perlindungan merek efektifmu berjalan.
Biaya yang harus kamu bayarkan juga akan bervariasi. Misalnya, ada biaya jasa penerjemahan dokumen, biaya agen lokal di negara tujuan, hingga biaya pembaruan merek tiap masa perlindungan merekmu habis.
Karena itu, kamu harus cerdik-cerdik dan cermat dalam kalkulasikan total cost of ownership selama siklus hidup bisnismu, bukan hanya biaya daftar awal saja.
Banyak pemilik merek yang berpikir bahwa urusan pendaftaran merek internasional akan selesai setelah sertifikat mereknya keluar.
Padahal tanpa dibarengi pemantauan aktif, merek kamu bisa saja diserang oposisi, bisa juga didaftarkan ulang oleh pihak lain di negara lain atau pihak lain gunakan secara tanpa izin.

Untuk bisnis yang beroperasi di Indonesia dan ingin masuk pasar global atau internasional, ada dua skenario yang perlu kamu bedakan:
Di skenario ini, kamu harus mendaftar merek di negara tujuan ekspor atau tujuan ekspansi kamu.
Merek lokal yang belum terdaftar di luar negeri akan sangat rentan terkena klaim oleh pihak lain di negara tersebut.
Fenomena trademark squatting seperti ini sudah merugikan banyak brand Indonesia yang terlambat bergerak.
Pemilik merek asing yang ingin beroperasi, lisensi, atau menjual di Indonesia wajib sekali mendaftarkan mereknya di DJKI Indonesia.
Tanpa melakukan pendaftaran merek lokal, merek asing tersebut tidak akan dapat perlindungan hukum di wilayah Indonesia meskipun sudah terdaftar di puluhan negara lainnya.
Untuk jalur sistem protokol Madrid di Indonesia, prosesnya bermula dengan pendaftaran dasar di DJKI, kemudian mengajukan aplikasi internasional melalui WIPO dengan menentukan negara-negara tujuan.
DJKI sendiri di sini bertindak sebagai office of origin yang tugasnya akan memverifikasi aplikasi sebelum DJKI teruskan ke pihak WIPO.
Satu hal lain yang tak kalah krusial adalah kamu harus pastikan dan persiapkan semua dokumen-dokumennya dengan presisi sejak awal.
Kesalahan pada spesifikasi produk, kelas merek, atau data pemohon di tahapan awal akan bisa menyebabkan penolakan pengajuan daftar merek internasional di negara tujuan dan kamu harus mulai lagi prosesnya dari awal dengan biaya penuh.
Tidak. Perlindungan merek sifatnya teritorial yang artinya merek hanya terlindungi di negara tempat pendaftaran tersebut dilakukan.
Tergantung negara tujuan. Ada yang memakan waktu 12-18 bulan, tapi ada pula yang memakan waktu 4-6 bulan.
Masing-masing negara punya waktu daftar dan prosesnya sendiri.
Risikonya merek bisa terdaftar oleh pihak ketiga atau pihak lain di negara tujuan yang mana akan memaksa kamu untuk membeli, atau mengganti merekmu dengan merek lain di negara tersebut.
Pendaftaran Merek Itu Mudah, Asal Pilih Jasa yang Tepat!
Jangan tergiur harga murah tanpa memastikan kualitas layanan. Ketahui cara memilih jasa pendaftaran merek yang benar-benar bisa melindungi merek bisnismu dengan maksimal.Simak Panduan Lengkapnya!
Sebelum kamu mengajukan daftar merek internasional, langkah pertama yang tak boleh kamu lewati adalah melakukan proses pendaftaran merek resmi di Indonesia terlebih dulu.
Tujuannya agar di Indonesia, merekmu sudah terlindungi duluan sebelum kamu bawa ekspansi ke luar negeri.
Karena itu, mari percayakan proses pendaftaran merekmu ke tim profesional Jasa Merek yang telah berpengalaman menangani seluruh proses daftar merek bertahun-tahun.
Daftar merekmu jadi lebih efisien daripada harus urus sendiri dan menghindari penolakan karena kesalahan teknis.