Cara Mengatasi Risiko Turunnya Nilai Merek, Ini Tipsnya!

Cara Mengatasi Risiko Turunnya Nilai Merek, Cek Tipsnya!

JASAMEREK.COM – Menjalankan bisnis memang tidak pasti. Terkadang kamu akan mengalami penurunan. Tapi bagaimana cara mengatasi risiko turunnya nilai merek adalah yang menjadi kunci disini. 

Kamu, sebagai pengusaha harus mengetahui langkah-langkah mempertahankan merek seperti penjelasan di bawah ini. 

Penyebab Menurunnya Nilai Merek

Ada beberapa alasan yang bisa mengganggu bisnismu, salah satunya bisa jadi seperti pada penjelasan berikut. 

1. Menurunnya Minat Pelanggan

Terkadang minat pelanggan bisa menurun karena alasan-alasan tertentu. Tapi, alasan kuat yang mengakibatkan bisnis kehilangan pelanggannya adalah karena perusahaan tidak konsisten dalam menjalankan kegiatan pemasarannya. 

jasa merek

Secara sederhana misalnya, ketika kamu berusaha untuk menerapkan cara pemasaran baru yang ternyata tidak sesuai dengan nilai dari pelanggan. Tentunya, hal ini akan menjadi alasan kuat pelanggan mulai meninggalkan produkmu. 

2. Kualitas yang Menurun

Menjalankan bisnis memang tidak mudah, apalagi kalau berbicara mengenai menjaga kualitas dari produk. Pelanggan selalu peka terhadap hal-hal semacam ini, jadi pastikan kamu selalu menjaga kualitas produk agar pelanggan tidak kabur. 

3. Tidak ada Inovasi

Salah satu tugas besar seorang pengusaha adalah dengan mengikuti tren yang sedang populer saat ini. Tapi tidak berhenti sampai disini saja, karena selanjutnya kamu masih harus menciptakan inovasi dari tren tersebut. 

Produk-produk yang ketinggalan zaman akan sangat mudah ditinggalkan oleh para pelanggannya. Jadi, cara mengatasi risiko turunnya nilai merek adalah dengan melakukan beberapa inovasi terhadap produk sesuai dengan permintaan pelanggan.

4. Komunikasi yang Buruk

Pelanggan sangat menyukai apabila kamu memperhatikan mereka. Justru, ketika kamu tidak peduli dengan pelanggan, maka hal ini bisa mengakibatkan menurunnya nilai merek. 

Untuk itu, menjadi pengusaha akan mewajibkanmu untuk menjaga komunikasi dengan pelanggan sebaik-baiknya. Mulailah membangun interaksi dengan pelanggan secara rutin dan manfaatkan kegiatan ini untuk mengetahui minat dari pelanggan. 

5. Perubahan Preferensi

Yang tadinya makanan manis menjadi primadona, sekarang justru makanan sehatlah yang menguasai pasar. Peristiwa-peristiwa semacam itu sangat mungkin terjadi di dunia bisnis. 

Kemarin mungkin pelanggan bisa sangat menikmati produkmu, tapi besok justru produk milik kompetitor yang laris manis. Ketika hal ini terjadi, kamu tidak perlu panik. Justru inilah saat yang tepat untuk segera mempelajari kembali minat pasar dan menggunakannya sebagai dasar perbaikan khusus produk. 

Cara Mengatasi Risiko Turunnya Nilai Merek 

Setelah mengetahui alasan-alasan yang bisa mengakibatkan sebuah merek menurun, maka inilah cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk menanggulanginya. 

1. Lakukan Evaluasi

Agar bisa mendapatkan solusi yang tepat sasaran, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan evaluasi. Fungsinya, agar kamu bisa mengetahui penyebab sesungguhnya dari penurunan nilai merek tersebut. 

Lakukan evaluasi dengan fokus seperti pada alasan di atas tapi tetaplah membuka kemungkinan adanya alasan yang lain. Dengan begitu, kamu bisa menemukan cara mengatasi risiko turunnya nilai merek dengan tepat. 

2. Terbitkan Inovasi

Kalau ternyata alasan penurunan tersebut adalah karena pergeseran minat pelanggan, maka solusi yang tepat untuk mengatasinya adalah dengan menciptakan sebuah inovasi. 

Inovasi ini juga tidak bisa sembarangan, karena kamu harus paham mengenai minat dan keinginan pelanggan saat ini. Kalau ternyata ada produk yang berhasil menggantikan produkmu, justru hal ini bisa menjadi bekal yang cukup. 

Selain mendapatkan minat pelanggan saat ini, kamu pun bisa mencari tahu keunggulan dari produk tandingan tersebut. Termasuk cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk menarik pelanggan kembali. 

3. Tingkatkan Komunikasi

Cara berikutnya adalah dengan meningkatkan intensitas komunikasi dengan para pelanggan. Peningkatan intensitas komunikasi ini tidak hanya berdasarkan seberapa sering kamu menyapa para pelanggan, tapi pastikan ada informasi yang bisa kamu dapatkan. 

Contohnya, mengenai informasi tentang produk-produk apa yang saat ini sedang diminati oleh pelanggan. Kemudian apakah produkmu saat ini sudah cukup memenuhi ekspektasi pelanggan atau justru masih banyak hal yang perlu perbaikan.

Tentunya akan lebih baik lagi kalau hasil dari komunikasi ini bisa kamu gunakan sebagai dasar perbaikan sesuai permintaan pelanggan. Dengan begitu, kamu sudah menemukan satu cara mengatasi risiko turunnya nilai merek dengan mudah.

4. Tingkatkan Keterlibatan Pelanggan

Ketika kamu akan melakukan perubahan besar atau sebuah inovasi terhadap produk, akan lebih baik kalau kamu juga melibatkan pelanggan untuk hal ini. Mintalah pendapat mereka mengenai warna merah atau biru yang lebih cocok pada produkmu. 

Tanyakan mengenai rasa apa yang perlu kamu coba untuk produk barumu. Apalagi saat ini sudah banyak media yang bisa kamu gunakan dalam proses mendapatkan masukan dari pelanggan. 

Secara sederhana, kamu bisa menggunakan instagram untuk melakukan survei singkat tersebut. 

5. Evaluasi Pengalaman Pelanggan

Kalau kamu ingin pelanggan terus menerus memilih produkmu, maka lakukan evaluasi rutin terhadap pengalaman pelanggan. Untuk itu, pembuatan testimoni akan menjadi sangat penting setiap kali pelanggan telah menggunakan produk. 

Ketika ada pengalaman yang mungkin kurang baik, jangan ragu untuk meminta maaf dan segeralah lakukan tindakan perbaikan untuk mempertahankan nilai merekmu. 

Mempertahankan Nilai Merek Melalui Pendaftaran

Tapi tahukah kamu selain cara mengatasi risiko turunnya nilai merek di atas, ada satu cara yang bisa menjamin nilai merek. Cara itu adalah dengan mendaftarkan merek. Jadi, jangan ragu untuk segera mendapatkan bantuan dari Jasa Pendaftaran Merek pilihanmu!